Thursday, March 2, 2017

TEORI BOILER

Boiler merupakan suatu peralatan yang digunakan untuk menghasilkan steam (uap) dalam berbagai keperluan. Air di dalam boiler dipanaskan oleh panas dari hasil pembakaran bahan bakar (sumber panas lainnya) sehingga terjadi perpindahan panas dari sumber panas tersebut ke air yang mengakibatkan air tersebut menjadi panas atau berubah wujud menjadi uap. Air yang lebih panas memiliki berat jenis yang lebih rendah dibanding dengan air yang lebih dingin, sehingga terjadi perubahan berat jenis air di dalam boiler. Air yang memiliki berat jenis yang lebih kecil akan naik, dan sebaliknya air yang memiliki berat jenis yang lebih tinggi akan turun ke dasar. (Djokosetyardjo,,M.J.1990)




Gambar 1. Boiler (Steam Generator)

2.1.     Boiler dan Peralatan Pendukungnya
Deaerator
Deaerator merupakan alat yang berfungsi untuk menghilangkan kandungan oksigen atau gas-gas terlarut lainnya pada air umpan boiler, karena gas ini akan mengoksidasi material system peralatan boiler, atau pengkaratan (korosi). Untuk menghilangkan gasgas tersebut, demin water dipanaskan dengan steam low pressure 3 bar, dijaga pressure BFW tank 200 mbarg dan temperatur 105°C. Pemanasan air umpan hingga mencapai titik didihnya akan menurunkan daya larut oksigen dan gas-gas lainnya.



Gambar 2. Deaerator


Boiler Feed Water Tank (BFW Tank)
Tangki penampung boiler feed water, sebelum dipompakan ke steam drum. Level ketinggian BFW tank dijaga konstan 70 mm. Untuk menghilangkan kandungan oksigen di BFW tank, maka diinjekkan hydrazine dari sisi bawah BFW tank.
N2H4 + O2 => 2HO2 + N2
Boiler Feed Water Pump (BFWP)
Pompa ini berfungsi sebagai pemompa boiler feed water dari BFW tank ke steam drum, proses produksi, desuperheater, quenching water. Pompa multistage berkapasitas 80m3/h ini disertai minimum flow yang mengembalikan boiler feed water ke BFW tank.


Economizer
Untuk boiler dengan pressure yang tinggi, diperlukan pemanasan awal dengan memanfaatkan panas gas buang Flue Gas dari boiler atau disebut Economizer. Economizer berfungsi untuk efisiensi panas dan bahan bakar, dengan menaikkan suhu boiler feed water sebelum masuk steam drum, sehingga panas yang dibutuhkan air untuk berubah fasa lebih sedikit. Flue gas panas akan dilewatkan melalui pipa pipa yang berisi boiler feed water, hingga panas flue gas akan ditransfer melalui pipa ke air boiler.


Gambar 3. Economizer

           Steam Drum
       Steam drum adalah tangki yang digunakan untuk memisahkan air dan steam pada saat pembakaran. Pada bagian atas dalam steam drum terdapat cyclone separator sebagai pemisah secara kasar steam dan air, juga terdapat scrubber sebagai pemisah halus, dan untuk menjaga kualitas steam ada pipa air dibawah scubber untuk menurunkan kembali air tersebut ke drum. Untuk mencegah feed water yang bersuhu rendah dari kontak langsung dengan dinding drum, pada titik temu antara drum dan pipa dipasang sleeve tube, dan feed water yang memasuki drum didistribusikan di sepanjang busur drum. Drum dilengkapi dengan dua level gauge lokal dan satu electric contact water gauge yang menunjukkan level air di drum pada control board dan memberikan alarm. Drum juga dilengkapi dengan pipa blowdown kontinu dan sebuah pipa dosing untuk meningkatkan kualitas steam dan menurunkan kadar garam drum.



Gambar 4. Steam Drum

         Di dalam steam drum terdapat separator yang berfungsi untuk memisahkan uap dari air. Uap yang sudah dipisahkan tersebut, dari steam drum disalurkan ke roof steam inlet header yang terhubung ke boiler roof panel. Boiler roof panel ini yang membawa uap ke belakang menuju backpass panel.

Dari backpass panel, uap disalurkan ke Low Temperature Superheater (LTS) yang ada di dalam backpass area, di atas economizer elements. dari LTS uap disalurkan ke Intermediate Temperature Superheaters (ITS). Selanjutnya melalui pipa superheater-desuperheater, uap dibawa ke High Temperature Superheater (HTS) elements untuk menjalani proses pemanasan terakhir menjadi superheated steam.
         
           Superheater
Steam yang terkumpul di atas permukaan boiler water selalu berbentuk uap jenuh (saturated steam). Untuk mengubah saturated steam menjadi superheated steam dibutuhkan superheater yang berupa penukar panas (heat exchanger) dimana panas ditambahkan ke saturated steam. Superheater terdiri dari stage tinggi dan rendah, yang ditempatkan pada flue gas yang condong ke belakang cyclone separator. Steam saturated dari steam drum dimasukkan ke inlet header superheater dengan sambungan, kemudian ke superheater temperatur yang lebih rendah, selanjutnya ke desuperheater setelah dipanaskan, dan akhirnya masuk ke outlet header superheater temperatur tinggi dengan pipa, setelah temperaturnya disesuaikan. Steam superheated ini kemudian disalurkan ke main steam header untuk digunakan untuk menggerakkan turbine.



Gambar 5. Superheater
         
          Desuperheater
Untuk mendapatkan keakuratan dalam pengontrolan temperatur superheated steam, maka dibutuhkan desuperheater (attemperator). Alat ini dipasang di antara superheater 1 dan superheater 2, dimana boiler feed water disemprotkan ke steam superheat untuk menurunkan temperatur agar sesuai dengan temperature steam kebutuhan Turbine.


Gambar 6. Desuperheater



red. Syaina

Wednesday, March 1, 2017

20 KEADAAN YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN KITA


  1. Dapur rumah tangga yang tidak dilengkapi dengan apar
  2. Selang kompor gas yang sudah kadaluarsa masa pakainya, sebaiknya diganti mengikuti petunjuk pemakaian dan masa kadaluarsa tiap produk
  3. Pembangunan gedung dengan memakai konstruksi rangka baja, namun para pekerja yang bekerja di ketinggian tidak memakai full body harness (safty belt).
  4. Penggunaan cable indoor untuk lampu taman tanpa diproteksi dengan conduit.   
  5. Tidak memakai seat belt saat mengendarai mobil.
  6. Mencopot spion pada motor sehingga pengendara tidak bisa melihat kendaraan atau object yang berada dibelakang
  7. Tidak memasang besi teralis pada jendela rumah, memudahkan maling memasuki rumah
  8. Angkutan kota yang sering parkir setelah rel kereta api mengakibatkan kemacetan sampai ke pintu lintasan kereta api, hal ini sangat membahayakan pengemudi yang lain saat terdapat kereta melitas.
  9. Bermain bola di tanah lapang saat hujan, kemungkinan terdapat petir yang bisa mengenai manusia
  10. Mengendarai mobil/motor sambil menelephone atau sms-an.
  11. Meletakkan parfum spray atau bahan yang mengandung aerosol di dalam bagasi mobil yang diparkirkan ditengah terik matahari, bisa menyebabkan ledakan karena temperature didalam mobil tinggi.
  12. Lubang di trotoar yang dibawahnya merupakan gorong-gorong parit yang tidak diberi tanda/barikade akan membuat pejalan kaki terperosok kedalam parit.
  13. Sebuah parit besar dipinggir jalan yang tidak diberi pagar, karena daerah tersebut sering terjadi banjir, saat banjir tidak terlihat bahwa disamping jalan tersebut adalah parit, motor atau mobil bisa terperosok.
  14. Tiang jemuran yang terbuat dari besi yang terletak di atas loteng jemuran berpotensi sebagai lightning arrestor sehingga sangat berbahaya saat mendung atau hujan.
  15. Mengemudi dalam keadaan mengantuk
  16. Mengendarai motor pada kecepatan tinggi tanpa menggunakan helm.
  17. Berteduh di bawah pohon saat hujan, berbahaya karena kemungkinan terdapat ranting cabang yang runtuh atau patah.
  18. Pakai payung dengan ujung atas terbuat dari logam yang runcing saat hujan di lingkungan terbuka, ujung yang runcing dari metal akan berlaku sebagai lightning arrester sehingga memperbesar kemungkina petir menyambar ke payung.
  19. Membakar sampah yang terdapat tabung bekas sisa parfum spray, obat nyamuk spray dan lainnya  bisa menyebabkan ledakan karena tabung tersebut mengandung bahan mudah meledak.
  20. Bertelephone terlalu lama sambil battery di-charge bisa mengakibatkan battery panas dan meledak.

AUTOMATIC VALVE

Automatic Valve, sengaja dengan ejaan bahasa inggris supaya lebih enak didengar (menurut saya, red), karena dalam literatur dan katalog-katalog vendor/suplier menggunakan istilah ini. Maklumlah alat ini masih belum bisa dibuat di indonesia.
Beberapa jenis Automatic Valve menurut fungsinya :
1. Control Valve
2. Shutdown Valve (SDV)
3. Blowdown Valve (BDV)
4. Line Break Control Valve (LBCV)
5. On-Off Valve
Mungkin ada lagi yang lainnya saya lupa, tapi prinsipnya ada 2 fungsi.. 1. fungsi kontrol yang akan diwakili oleh Control valve dan 2. Fungsi on-off yang diwakili oleh SDV, BDV (ESDV), LBCV dan On-Off valve itu sendiri.
Akan kita coba jelaskan satu-per-satu jenis-jenis automatic valve diatas.

1. Control Valve

Control Valve adalah valve automatic yang berfungsi untuk mengatur parameter fluida sesuai dengan set poin yan kita harapkan. Bagian penting dari control valve adalah :
- Aktuator
- Positioner
- Valve

2. Shutdown Valve

Shutdown Valve adalah valve automatic yang berfungsi untuk keadaan emergency, pada saat emergency atau pabrik trip maka shutdown valve akan menutup, menjaga pabrik tetap dalam kondisi aman. Bagian penting shutdown valve adalah :
- Aktuator
- Solenoid valve
- Valve

3. Blowdown Valve

Blowdown valve ini sama dengan shutdown valve namun valve ini akan membuka pada saat emergency atau trip untuk menjaga pabrik tetap aman

4. Line Break Control Valve

Valve ini berfungsi menjaga keamanan dan deteksi kebocoran pada pipeline. apabila terjadi pipeline pecah atau bocor tiba-tiba yang membahayakan maka LBCV ini akan menutup dan mengisolasi pipeline dari ekspose fluida mudah terbakar atau fluida berbahaya terekspose ke udara bebas.

5. On-Off Valve

Sesuai dengan namanya, berarti valve ini memiliki fungsi buka tutup untuk mengatur dan mengarahkan aliran. Valve ini adalah valve automatic dan dapat digerakkan secara remote.

Semoga bermanfaat, sebenarnya banyak yang dapat dijelaskan, karena tidak sempat menulis banyak, cukuplah segini intronya...apabila ada pertanyaan bisa japri, japra atau komen.

Terimakasih.

https://www.youtube.com/shorts/rddbpTQjd1U

APA TUJUANMU?

Manusia diciptakan di muka bumi dengan segala kekayaan alamnya, binatang, tumbuhan, tanah, udara, langit, bahan tambang, mineral dll. Semua itu adalah bekal hidup di dunia, mengolah, mengkonsumsi dan melestarikan untuk generasi penerus bumi. Kita tidak tahu berapa lama umur bumi, umur seluruh umat manusia dan umur alam ini. Tapi yang jelas kerusakan alam, keserakahan akan memperpendek umur bumi. Sekarang kita ini tinggal memilih, mau menjadi bagian perusak bumi ataukah pelestari bumi? Salah satu alat / tools untuk melestarikan Bumi kita ini adalah teknologi, teknologi dapat juga menjadi alat perusak bumi, tinggal tergantung siapa yang mengoperasikannya. Teknologi akan berkembang lebih pesat dengan adanya inovasi, untuk itulah blog ini akan menyajikan inovasi teknologi.
Mudah-mudahan tulisan pada blog ini bermanfaat bagi umat manusia.
AMIEN.

Penulis.